LUK COFFEE & BOOK, Menikmati Buku Sambil ‘Ngopi’

Kalau membayangkan baca buku di tengah pohon pinus atau pohon apapun yang rindang. Sambil ditiup angin sepoy-sepoy yang sejuk, sambil tidur di atas hammock, begitu indah rasanya.

Namun, bila tinggal  di kota dan penuh dengan kesibukan rasanya cukup sulit merealisaskan imajinasi menikmati membaca seperti disebutkan di atas. Mungkin bisa  mencoba hutan atau taman kota, walaupun suasana dan udaranya akan berbeda.

Akhirnya, paling menyempatkan membaca buku ketika sedang berada di bus atau kereta listrik ketika pergi maupun pulang kerja. Sayangnya, membaca di tengah aktivitas sehari-hari rasa-rasanya kurang bisa mendalami dan menghayati membaca buku.

Ada pilihan lain yang tengah menjadi tren saat ini, yakni  mendatangi tempat makan yang juga menyediakan bahan bacaan atau perpustakaan independen yang tidak kaku seperti bayangan orang secara umum.

 

Lirik-lirik, ada cukup banyak rekomendasi tempat baca buku di kawasan kota pelajar, Yogyakarta. Memang bukan di tengah kumpulan pepohonan seperti imajjinasi taditetapi menarik karena konsepnya menyediakan cafe dengan menyediakan buku-buku yang siap baca ditempat.

Sebenarnya, bukan hal yang terlalu unik karena sudah banyak Cafe serupa di beberapa kota lainnya, termasuk Jakarta. Namun, mungkin pilihan tempat membaca di  luar daerah tempat tinggal bisa dijadikan pilihan sambil liburan.

Salah satu sudut Luk & Coffee Book, Yogyakarta, tampak tersedia rak berisi buku yang bisa dipilih pengunjung untuk dinikmati.

Salah satu yang cukup menarik perhatian saya setelah menjelahah itu antara lain, Luk Coffee and Book. Dari Google menyebutkan alamat lengkapnya di Jl. Cendrawasih No358B, Condongcatur, Sleman, Yogyakarta, tetapi dalam beberapa ulasan alamat lengkapnya berada di Jl. Tantular (Pringwulung), Yogyakarta

Sudah cukup banyak juga yang memberikan ulasan terkait Luk Coffee & Book tersebut.

Salah satunya dari blog Travenita, yang mengungkapkan testimoninya.

Saya kira kamu akan suka sekali menghabiskan cukup banyak waktu di Luk Coffee and Book, letaknya yang sedikit jauh dari keramaian, memberikan suasana tenang. Interior yang terdapat di sana juga sangat mendukung untuk berlama-lama membaca. Lihat saja sofa nyaman berwarna merah dan meja kayu ini

Cukup penasaran dengan koleksi detail buku dari Luk Coffee & Book ini, setelah dicari pada mesin pencari, beberapa pelanggan yang pernah ke sana mengungkapkan beberapa koleksi terdiri dari jenis umum.

Selain itu, ada pula  beberapa buku yang dinilai cukup berat dengan bahasan agama, politik, dan beberapa novel.

Dari akun Instagram @lukcoffeeandbook , kafe yang disebut punya banyak koleksi buku itu buka sejak pukul 10 pagi sampai jam 1 malam. Bertempat dua lantai, kafe itu menawarkan fasilitas ruang merokok dan juga khusus bagi yang tidak merokok.

Salah satu sudut LUK & Coffee Book, Yogyakarta. Tampak dua barista yang siap meracik kopi untuk kalian.

Kepo dengan akun Instagramnya, ternyata di kafe itu juga sering ada acara-acara yang berkaitan dengan dunia buku juga.

Misalnya, seperti pada 21 Mei 2017 ada acara diskusi buku The Girl Who Saved The King Of Sweden, karya Jonas Jonasson. Acara yang tampaknya diadakan oleh klub buku Yogya itu juga mengingatkan dalam posternya untuk tidak lupa membawa buku yang nantinya bisa saling tukar-tukaran.

Sebelumnya, pada 12 Maret 2017 juga diadakan acara oleh klub buku Yogya dengan judul acara Yogya, Buku, dan Buldanul Khuri. Siapa Buldanul Khuri? dari poster acaranya sih disebut tokoh perbukuan, penerbitan, dan desain grafis Indonesia.

Bukan hanya acara tentang buku, Pada 12 April 2017, dalam rangka ulang tahun ketiga Luk Coffee & Book, mereka mengadakan acara Jarongan Karo Ngopi dengan tema Keris : Budaya Tradisi dan Pandangan Sains Modern.

Dalam acara itu pun turut mengundang Ki Empu Sungkowo Harumbrodjo yang merupakan salah satu pembuat keris. Wahyu Eko Purwanto, pemerhati budaya, dan Sidharta Haris Nagarjuna, akademisi.

Menarik ya, selain bisa kongkow-kongkow, juga bisa seharian menikmati buku, lalu suka ada acara-acara yang menarik. [JNS]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *